Tragis! Nenek 61 Tahun Kehilangan Bansos dan BPJS Gratis Gara-Gara Rekeningnya Dipakai Judi Online

TAKALAR, SULSEL – Nasib nahas menimpa seorang nenek berusia 61 tahun di Kelurahan Mattompodalle, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Ia terpaksa kehilangan seluruh bantuan sosial (bansos) yang selama ini menjadi tumpuan hidupnya karena rekeningnya terdeteksi terlibat transaksi judi online.

Ketahuan Saat Mau Berobat

Kasus ini terungkap ketika putri sang nenek, Asriani (nama samaran), hendak membawa ibunya berobat ke rumah sakit. Betapa terkejutnya mereka saat mengetahui BPJS gratis yang dimiliki sang ibu sudah tidak aktif.

“Baru kami tahu waktu mau berobat karena BPJS-nya tidak aktif. Masa iya ibu saya yang sudah nenek-nenek mau judi online? Kasihan,” ujar Asriani dengan nada kecewa saat mengadu ke Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Takalar, Kamis (9/10/2025).

Bantuan yang Hilang

Berdasarkan data Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) Kementerian Sosial, status penerima bansos sang nenek dihentikan sejak Maret 2025. Beberapa bantuan yang hilang antara lain:

  • BPJS Gratis (PBI-JK)
  • Program Keluarga Harapan (PKH) senilai Rp600.000 per bulan
  • Bantuan Sembako periode Juli-September 2025

Diduga Data Disalahgunakan

Kepala Dinas Sosial dan PMD Takalar, Andi Rijal Mustamin, membenarkan adanya pencoretan tersebut. Namun, pihaknya mencurigai ada penyalahgunaan data pribadi sang nenek oleh oknum tidak bertanggung jawab.

“Jadi kalau ada pemutusan seperti itu, berarti ada indikasi penerimanya terlibat atau ada yang memakai akunnya untuk judi online. Kami akan verifikasi ke lapangan,” jelas Rijal.

Koordinator PKH Kabupaten Takalar, Achmad Kahar, menjelaskan bahwa deteksi dilakukan melalui pemeriksaan Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor ponsel, dan alamat email yang terdaftar.

“Bisa jadi data penerima manfaat digunakan orang lain. Kalau digunakan untuk aktivitas judi online, sistem pusat otomatis mendeteksinya,” ungkap Achmad.

Dinsos Sulsel: Langsung Diblokir

Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan, Malik Faisal, juga angkat bicara. Menurutnya, sangat tidak masuk akal seorang nenek berusia 61 tahun bermain judi online.

“Judi itu kan digital. Tidak mungkin nenek-nenek main digital. Jadi aneh. Mungkin ada yang pakai. Kasihan kalau mereka tidak tahu. Dia kan orang ini memang miskin, pantas memang dapat bansos,” kata Malik.

Verifikasi Lapangan Akan Dilakukan

Pihak Dinsos PMD Takalar berjanji akan melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan kebenaran kasus ini. Jika terbukti nenek tersebut tidak terlibat, maka pihaknya akan mengajukan kembali nama sang nenek sebagai penerima bansos setelah berkoordinasi dengan Kementerian Sosial.

Sementara itu, keluarga berharap status bantuan dan BPJS gratis sang ibu dapat segera dipulihkan agar beliau bisa kembali mendapatkan akses layanan kesehatan yang dibutuhkan.


Pesan Penting: Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada menjaga data pribadi seperti NIK, nomor ponsel, dan rekening bank agar tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, terutama untuk aktivitas ilegal seperti judi online.